Category: Cerita Papa

Di awal kehadrian blog ini, kehidupan saya sarat dengan interaksi bersama ayah saya – yang biasa saya panggil dengan sebutan papa. Saya beruntung bisa menemani papa di akhir umurnya. Beberapa catatan tentang perjalanan hidup papa saya rangkum di sini.

Tak Pandang Kelas di Ruang Isolasi

Pembedanya hanya jenis kelamin. Yang pria dengan pria. Yang perempuan dengan perempuan. Setelah itu, mau beda usia, domisili, atau tingkatan kelas dalam BPJS pun tak ade kesah. Pasien dengan penyakit infeksius musti masuk ruang isolasi. *** Mungkin kami terlalu egois. Ketika kondisi papa drop, kami menunda-nunda untuk membawanya rawat inap. Alasannya, papa bakal masuk ruang isolasi. Memangnya kenapa dengan ruang isolasi? Seorang dokter yang menangani papa, saat pertama kali rawat inap, bahkan berani memulangkan papa

Serangan Kuman

Dalam suatu pemeriksaan khusus, ia ditemukan. Mengendap dalam kawanan kecil. Kini, ia diusik lalu berbalik mengusik. Dia, Mycobacterium tuberculosis. *** Mycobacterium tuberculosis kerap ditemukan menyerang organ paru-paru pada tubuh manusia. Meski, ada juga yang menyerang organ-organ lain. Dunia medis Indonesia menyebutnya dengan TB, jika menyerang paru-paru sebutannya menjadi TB Paru. Orang awam mengenalnya dengan istilah TBC. TBC merupakan penyakit menular. Penularan bisa dilakukan melalui percikan air liur, batuk, bersin, atau kontak dengan pasien. Indonesia berada

SOL

Awalnya cuma satu. Lalu merambat dan menetas di tempat lain. Sesaat, yang satu hilang. Beberapa bulan kemudian, ia kembali menetas – menjadi banyak dan besar. Itu yang nampak, entah yang ada di dalam. *** SOL, space occupying lesion. Barbara C Long dalam bukunya Perawatan Medikal Bedah (1996) mendefinisikan SOL sebagai generalisasi masalah tentang adanya lesi di ruang intrakranial, terutama yang mengenai otak. *** “Ada sol di otak. Setelah kami lihat, sumbernya dari paru-paru. Di situ

2018

Satu hal yang sangat saya harapkan di tahun 2018 ini adalah semoga badai segera berlalu. Tahun 2017 lalu, ujian datang silih berganti. Setiap bulan merekam kejadian baru. Semuanya tak disangka-sangka. Ada yang sesuai kehendak hati, banyak juga yang tidak. Januari Satu keputusan besar bagi saya untuk resign dari kerja kantoran. Tidak ada lagi penghasilan rutin bulanan. Tidak ada lagi keharusan keluar rumah pagi-pagi dan pulang saat gelap gulita. Hidup lebih tenang dan semua berjalan seloooow.

Top