• Kesehatan

    Perlindungan Imunisasi Bagi Generasi Negeri

    Terngiang-ngiang ucapan Bu Bidan saat saya mengantar Abdillah imunisasi beberapa waktu lalu. “Imunisasi campak ini sudah diganti dengan MR ya, Bu. Ada tambahan untuk (penyakit) rubella,” katanya sambil membubuhkan tulisan MR pada halaman imunisasi di buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) milik Abdillah. “Wah, MR ya,” jawabku. “Tenang. Masih lama, di usia sembilan bulan,” ujarnya lagi. Dag dig dug saya mendengar imunisasi MR. Sebab, imunisasi MR tengah hangat diperbincangkan khalayak negeri ini. Terlebih setelah banyaknya penolakan di beberapa daerah di luar Jawa. Yang ada efek sampingnya-lah, yang haram-lah… Gimana nih? Cari tahu dululah, yuk!   Ada apa sih dengan imunisasi MR? Hasil googling, imunisasi MR ini merupakan imunisasi yang diberikan…

  • #BaruJadiIbu,  Keluarga,  Kesehatan

    Menambah Berat Badan Bayi Baru Lahir

    Semakin ke sini, saya semakin yakin, seminggu pertama setelah melahirkan merupakan saat-saat sulit bagi para ibu, terutama ibu yang baru melahirkan anak pertama. Di minggu pertama ini, berat badan bayi biasanya turun sekian persen hingga 10% dari berat lahir. Ini yang suka bikin panik. Abdillah terlahir dengan berat badan kecil, 2,7 kilogram. Di atas berat badan minimal, memang, alhamdulillah. Namun, tetap waspada pada penurunan yang bakal terjadi. Seminggu pertama, berat badannya turun 4 ons jadi 2,3 kilogram. Ini sudah dua ons di bawah berat badan standar. Bibirnya kering. Pangkal dahinya cekung ke bawah, menampakkan tulang tengkoraknya. Ketika baju dibuka, nampaklah tulang dada yang terbungkus kulit. Tipis. Saya dan suami kena…

  • Infografis,  Kesehatan

    Tak Kaya Gizi, Susu Kental Manis Cocoknya Buat Apa?

    Aneh rasanya kalau kata ‘susu’ pada ‘susu kental manis’ dihapuskan. Namun, sepertinya itu harus dilakukan untuk menghilangkan kesalahan persepsi yang ada pada masyarakat sekarang ini. Bahwa susu kental manis bukanlah susu untuk menambah gizi, terutama, pada anak-anak. — Saya sedang menilik papa dari kaca ketika seorang perempuan berjas putih berdiri di samping saya dan mengetuk kaca. Di dalam ruangan, seorang pria, keluarga pasien yang terdekat dari kaca, menoleh. Perempuan ini segera mengangkat tangan dan memberi kode untuk meminta keluarga pasien itu keluar. Pria itu keluar dari ruangan dan menghampiri perempuan tersebut. Di samping saya, mereka berbincang. Saya terjebak di dalam pembicaraan mereka. “Pak, kok anaknya dikasi susu kental manis?” kata…

  • #AyoBukaBuku

    #AyoBukaBuku: Nabi Yunus di Perut Paus – My Favourite Quran Stories

    Saya sedang menidurkan Abdillah dalam gendongan. Rayya yang melihat langsung bilang, “Sambil dengerin lagu ya, Mi.” Saya mengiyakan. Abdillah sudah tidur, cuma tinggal di-buai-buai aja biar tidurnya lebih nyenyak. Sedikit suara rasanya tidak apa-apa. Rayya membawa boneka Hafidzah-nya dan menyetel lagu-lagu. Ternyata dia sedang suka lagu tentang Nabi Yunus dan Ikan Paus. Diputarnya ber-ulang-ulang kali lagu itu. Dia tahunya judul lagu itu ‘Prepieus’. Ini karena setelah lagu selesai, untuk kembali ke lagu itu kami harus menekan tombol « (replay) dan ada suara anak yang menyebut ‘previous‘ dengan kencang ketika kami menekan tombol itu. Jadilah Rayya mengira lagu itu berjudul ‘previous‘, ia mengucapkannya ‘prepieus‘. “Kakak mau lagu yang prepieus itu lho, Mi.”…

  • #AyoBukaBuku

    #AyoBukaBuku : Aku Selalu Hati-Hati Seri Halo Balita

    Saya memilih Buku Seri Halo Balita berjudul Aku Selalu Hati-Hati untuk memulai kampanye #AyoBukaBuku ini. Bukan karena apa-apa, ketika ingin mulai menulis, Rayya mengajak saya membaca buku ini. Pas sekali-lah. Jom kita baca! ♥♥♥ Rasa ingin tahu pada diri anak-anak itu begitu besar. Kalau belum mencoba sendiri, belum akan berhenti. Seperti Sali, tokoh utama dalam buku anak berjudul Aku Selalu Hati-Hati itu. Diceritakan dalam buku itu, Sali bermain-main dengan pisau, bermain api, dan tanpa takut memegang kabel listrik. Lalu pisaunya jatuh mengenai kaki. Si bunga api menjatuhi buku dan membuatnya berlubang. Sali juga kaget karena jarinya tersengat aliran listrik saat memegang kabel. “Duh, orang tuanya mana sih, kok anaknya dibiarin…

  • #BaruJadiIbu,  Cerita Wenny,  Kesehatan

    Dilanda Baby Blues Syndrome, Berjemurlah

    Bisa nonton drama korea lagi sampai habis delapan episode dalam sehari itu rasanya anugerah sekali. Dan saya tidak menyangka, waktu luang saya sebanyak itu. Rasanya, dulu – di awal-awal kehadiran Abdillah, hampir-hampir saya tidak punya waktu sekalipun hanya untuk buang air kecil. Mungkin inilah yang harus dilakukan para mamak-mamak-baru: jalani sesantai mungkin. Ya mungkin istilahnya itu berdamai dengan bayimu. Buat jadwalmu se-fleksibel mungkin dan bersenang-senanglah dengan bayimu. Saya tahu, berkata-kata itu semudah membuang ludah di parit sementara menjalankannya itu seperti mencari ludah kita tadi di parit – memisahkan ludah dari cairan lain yang ada di sana. (Duh, Gusti, kenapa perumpamaannya harus seperti ini. Maafkanlah.) Teman dekat saya berpesan untuk tidak…

  • Infografis,  Kesehatan

    Cara Mendaftar ‘Online’ di RS Roemani Muhammadiyah Semarang

    RS Roemani Muhammadiyah Semarang termasuk dalam jajaran rumah sakit umum bertipe C. Jadi, rumah sakit ini dapat menjadi rujukan pertama setelah berobat di fasilitas kesehatan tingkat 1 atau faskes pratama – jika menggunakan jaminan BPJS Kesehatan. Tulisan ini, namun demikian, tidak hanya diperuntukkan bagi pemegang kartu BPJS Kesehatan saja. Tetapi semua orang yang hendak berobat atau memeriksakan kesehatan di sana. Sebab, sekarang, pendaftaran di RS Roemani sudah berbasis online. Pendaftaran online di RS Roemani dapat dilakukan dengan tiga cara. Yakni, melalui telepon, obrolan Whatsapp, dan laman resmi RS Roemani. Pendaftaran online ini dibuka sejak H-2 hari pemeriksaan. Setiap Senin hingga Sabtu mulai pukul 07.00 – 19.00 WIB. TELEPON Nomor teleon…

  • Cerita Wenny,  Kesehatan

    Enak-Nggak Enak Lahiran Sesar

    Di RS Roemani, ibu hamil yang ingin lahiran sesar harus mendaftarkan diri sehari sebelum persalinan. Jadi, jika saya menginginkan operasi di hari Senin, saya harus sudah datang ke rumah sakit di hari Minggu. Saya datang di Minggu sore. Pendaftaran dilakukan di IGD. Berbekal surat rujukan dari dokter, saya mendaftar di lobi IGD. Saya pikir pendaftarannya akan memakan waktu lama. Rupanya tidak. Petugas hanya menelepon sekali untuk menanyakan ketersediaan kamar yang sesuai dengan kelas BPJS saya. Alhamdulillah, ada. Saya langsung diberi gelang pasien – berwarna pink untuk perempuan dan diminta menunggu. Tak berapa lama, nama saya dipanggil masuk ruang pemeriksaan IGD untuk pemeriksaan awal tensi dan berat badan. Lalu saya diminta…

  • Cerita Wenny,  Kesehatan

    ‘Bye-bye’ Lahiran Spontan

    Sejak awal – bahkan sebelum, hamil, terbersit keinginan untuk bisa lahiran spontan. Pasalnya, seperti embak, saya memakai kacamata dengan minus tinggi. Dan di kedua persalinannya, embak melakukannya dengan membelah diri alias operasi sesar. Saya sepenuhnya yakin, kelak persalinan saya akan seperti embak. Namun, di trimester ketiga kehamilan, saya mulai memantapkan hati untuk bisa melahirkan secara spontan. Saya mencari tahu tentang hypnobirthing – metode melahirkan minim trauma, memaksimalkan posisi dedek bayik di panggul hingga mudah dilahirkan, dan mengurangi makan nasi supaya dedek bayik tak terlalu besar untuk dilahirkan. Intinya sih, supaya saya nggak perlu ngeden atau mengejan untuk mengeluarkan dedek bayik. Yah, manusia boleh berusaha, namun tetap Tuhan yang menentukan. Dokter…

  • Cerita Rayya,  Infografis,  Keluarga

    Kertas Bikin Ibu & Anak Kreatif

    Dari selembar kertas, kreativitas bisa terasah. Para ibu bisa memanfaatkannya untuk membuat mainan anak. Selain ramah buat kantong, kertas ramah lingkungan juga. *** “Itu kardus mau diapain?” tanyaku pada Embak yang sibuk menata karton-karton kardus di pojokan ruangan. “Mau dibuat mainan Rayya,” katanya. Keningku berkernyit. Repot-repot amat, pikirku. Embak lalu meraih gawainya dan mulai sibuk berselancar di dunia maya. Rupanya ia sedang mencari-cari inspirasi mainan dari bahan kardus untuk anaknya, Rayya. Ia berniat membuat sebuah mesin kasir. Keesokan harinya, kagetlah saya, sebuah mesin kasir dari kardus sudah terduduk manis di samping lemari pakaian. Wow! Siapa yang bikin? “Bundalah,” jawab Embak. Ia memanggil dirinya sendiri dengan sebutan ‘bunda’. Rayya yang baru…