Category: 101 Blog

5 Barang Wajib Ada di Tas

Bismillah. Tantangan hari ke-8 dari program #BPN30DayBlogChallenge2018 adalah “5 Barang yang Selalu Ada di Tas Kamu”. Begini. Sejak tak lagi melajang, saya jarang keluar rumah dengan tas. Sebab, keluar rumah-nya hanya dalam hitungan jam saja. Paling-paling yang dibawa adalah uang dan ponsel. Kalau, bepergiannya sudah lebih dari tiga jam dan lokasi yang dituju itu jauh, barulah saya membawa tas. Seperti saat bepergian ke Desa Jepun di Pulau Rengas, akhir pekan kemarin. Lima barang yang harus

5 Kedai Makan Favorit di Batam

Bismillah. Tantangan hari ke-7! Yeay! Satu minggu pertama terlewati. Alhamdulillah… Tantangan hari ke-7 ini adalah “5 tempat makan favorit dan review-nya.” Nah, karena saya nggak sering jajan di luar saat  di Selatpanjang, saya review tempat makan di Batam saja ya… Saya termasuk tukang jajan saat masih melajang di Batam. Ini dia 5 kedai makan favorit saya di Batam: 1. Warung Teh Tarek Raja Warung ini berlokasi di kecamatan Batam Kota. Tepatnya di pusat simpang empat

5 Fakta Diri Sendiri

Bismillah. Tantangan hari ke-6 ini adalah “5 Fakta Soal Diri Sendiri”. Kirr…dipikirr..pikirr… Baiklah, inilah dia. 1. Geli Pada Semua Binatang Saya orang yang biasa-biasa saja sama binatang. Tidak suka dan tidak juga benci. Mereka mendekat, saya jaga jarak. Mereka jauh, tidak masalah. Prinsip saya: jangan mengganggu kalau tak ingin terganggu. Saya tak akan coba-coba menyentuh mereka. Kalau memang, tak sengajanya tersentuh yaa, spontan saja, saya pasti akan teriak. Heho.. Padahal, papa rahimahullah dulu memelihara burung.

How Social Are You?

Bismillah. Tantangan hari ke-5 #BPN30DAYBLOGCHALLENGE adalah tentang media sosial. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, media sosial merupakan laman atau aplikasi yang memungkinkan pengguna dapat membuat dan berbagi isi atau terlibat dalam jaringan sosial.  HEY, How Social Are You?! Dari 265,4 juta jiwa penduduk Indonesia, 49%-nya atau sekitar 130 juta jiwa, mengakses media sosial setiap hari. Angka itu berasal dari hasil penelitian We Are Social dan Hootsuite “Essential Insight Into Internet, Social Media, Mobile, and Ecommerce

Saya Perempuan, Saya Join Blogger Perempuan Network

Bismillah. Tantangan hari keempat ini adalah ‘Kenapa bergabung di Blogger Perempuan Network (BPN)?’  Kaum blogger hawa nusantara tentu sudah tidak asing lagi ya dengan nama Blogger Perempuan Network (dulu hanya Blogger Perempuan). Rata-rata, di setiap kunjungan yang saya buat ke rumah maya para blogger perempuan di negeri ini, saya selalu menemukan logo BPN. Jadi pastilah sudah paham apa itu BPN. Kembali ke pertanyaan di atas, saya bergabung dengan BPN, pertama kali, atas rekomendasi suhu blogger

Tentang WPRIHANDINA.COM

Blog ini saya namai WPRIHANDINA.COM. Saya mengambilnya dari perpaduan nama depan dan nama belakang saya: WENNY dan PRIHANDINA. Sederhana. Saya sebenarnya orang yang ribet. Tapi seringkali, karena ribetnya, malah jadi sederhana. Ya seperti saat memilih nama domain ini. Karena sudah belibet mikir nama untuk membeli domain (dan khawatir tak terbeli karena sibuk memikirkan nama), akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan nama sendiri. Kebutuhan untuk tjurhat kala itu juga cukup mendesak. Tujuan saya menulis blog memang untuk

I Heart Parenting Blogs

Dunia saya berubah ketika Abdillah lahir ke dunia. Apapun yang terjadi pada anak pertama saya itu, Google selalu menjadi tempat bertanya. Dari sederet jawaban yang ia suguhkan, saya senang mencari artikel dari blog personal. Kenapa? Karena itu berarti sudah dibuktikan dengan pengalaman mereka sendiri. Seperti yang saya lakukan saja. Saya menulis setelah saya mencoba atau mengalami hal-hal yang hendak saya tulis itu. Setelah membaca dua atau tiga blog, barulah saya beralih ke situs profesional. Misalnya,

Karena Ku Tak Bisa Sendiri

Delapan tahun lalu, saya mulai menulis blog. Awalnya karena nggak mau rugi sudah ikut pasang internet bareng anak-anak kosan. Isinya apa? Tjurhat harian, sodara-sodara. Tidak menyangka, kebiasaan saya menulis blog itu mendapat apresiasi. Saya diterima bekerja karena bos membaca blog saya. Dia termasuk orang yang pertama mengembangkan penulisan blog di negeri ini. Makanya, dia senang sekali waktu tahu saya punya blog. Katanya, orang yang sudah terbiasa menulis di blog akan mudah menulis berita. Saya pun

#BPN30DayBlogChallenge: An Introduction

Di akhir tahun ini, Blogger Perempuan Network menggelar tantangan nge-blog 30 hari penuh. Tantangan bertajuk BPN 30 Day Blog Challenge ini akan berlangsung mulai tanggal 20 Nopember hingga 20 Desember. Aturan mainnya, peserta harus mengeposkan satu blog post untuk setiap harinya. Panjang postingan minimal 300 kata. Nah, postingan blog itu harus sesuai dengan tema yang ditentukan. Tema hariannya, saya catatkan berikut ini: Day 1 – Kenapa Menulis Blog Karena Ku Tak Bisa SendiriDay 2 –

My 2018 Best Moment: Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti

Saya bukan orang yang pandai mengingat. Namun, tahun 2018 ini sepertinya akan menjadi tahun yang tak pernah terlupakan dalam hidup saya. Sebuah pergantian hidup. Yang patah tumbuh, yang hilang berganti. … Kisahnya bermula di awal September tahun lalu. Papa sakit. Aku pun terbang ke Semarang untuk menemani mama merawat papa. Awalnya kupikir sakit biasa, karena toh papa masih bisa membuat lelucon saat badannya terbaring di ranjang rumah sakit. Tapi dokter langsung memintanya menginap saat pertama

Top