Blog Challenge

Saya Perempuan, Saya Join Blogger Perempuan Network

Bismillah.

Tantangan hari keempat ini adalah ‘Kenapa bergabung di Blogger Perempuan Network (BPN)?’ 

Kaum blogger hawa nusantara tentu sudah tidak asing lagi ya dengan nama Blogger Perempuan Network (dulu hanya Blogger Perempuan). Rata-rata, di setiap kunjungan yang saya buat ke rumah maya para blogger perempuan di negeri ini, saya selalu menemukan logo BPN. Jadi pastilah sudah paham apa itu BPN.

Kembali ke pertanyaan di atas, saya bergabung dengan BPN, pertama kali, atas rekomendasi suhu blogger di Komunitas Blogger Kepri. Waktu itu saya masih dengan blog mengisi jeda.

Ketika kemudian saya mencoba serius nge-blog dengan nama domain yang baru: wprihandina.com di tahun 2017 lalu, saya dengan kesadaran pribadi mendaftar lagi sebagai anggota BPN. Waiting time-nya lumayan cyin. Mungkin ada satu atau dua minggu gitu menunggunya. Alhamdulillah masuk.

Terus Apa yang Didapat?

Job? Hell no. Entah kenapa, sampai detik ini saya tidak pernah dapat job dari BPN. Saya menghibur diri dengan berpikir karena blog saya masih newbie.

Kunjungan blog yang hanya hitungan jari dalam seminggu serta Domain Authority (DA) yang tak bergerak dari angka 20.

Hasil analisis Google pada blog saya tentu jauh bila dibandingkan dengan blog-blog yang sudah bertahun-tahun mengudara. Saya paham itu.

Maka kemudian yang saya dapat adalah jaringan para perempuan yang tergabung di dalamnya. Ibarat sapu lidi, kalau sendirian tentu mudah dipatahkan. Kalau bersama-sama dalam satu ikatan, kita akan kuat. Kuat untuk mendapatkan sponsored post (lah kesitu lagi. hehe)

Sekarang saya dalam posisi sedang merintis. Sedang mulai masuk ke dunia blog yang baru ketimbang dunia blog yang dulu saya masuki. Kalau dulu blog memang murni untuk berkeluh-kesah, kini blog juga bisa menjadi ladang pekerjaan.

Dari BPN-lah, saya mendapat banyak ilmu untuk merintis blog saya kembali. Ilmu tentang dunia blogging. Mulai dari soal tata letak dan dekorasi blog hingga ke isi tulisan.

Melihat para founder-nya yang juga perempuan – yang juga seorang blogger, menjadi suntikan semangat sendiri buat saya. 

Hey! Perempuan juga bisa kok berdikari! Bersemangatlah kamu!

Kalau Nggak Dapat Job, Jangan Salahkan Blogger Perempuan Network

Nah, kalau soal job atau event (balik ke sini lageeeh?! :)), saya rasa ini berbanding lurus dengan kesiapan blogger itu sendiri.

Blogger yang siap menerima job itu yang seperti apa?

Ketika sedang jalan-jalan ke blog para blogger kece (blogwalking), saya sering juga mengamati bagaimana mereka mengemas diri dan rumahnya. (Ih, kepo deh kamu anak muda!) Dan hasilnya, memang beralasan kok kalau mereka bisa dapat job dari menulis.

Kalau saya sarikan, rahasia mereka itu cuma konsisten kok!

1. Konsisten Menulis
Para blogger suhu yang sering dapat job itu punya postingan yang buanyak. Dalam satu bulan, sedikitnya, 10 postingan. 

Kalau ngana cuma nulis satu bulan satu kali, ya jangan harap dapat job.

2. Konsisten Posting Medsos
Nah, ini yang disebut influencer yaaa atau orang yang bisa memengaruhi. Dia bisa disebut demikian karena follower-nya mencapai ribuan atau ratusan. Sering juga saya dapat info job “hanya untuk akun dengan follower 2000″. Glek!

Mereka bisa dapat follower segitu darimana? Dari rajin posting dong (mari positive thinking). Terus mereka juga rajin menyambangi akun orang lalu followfollow-an.

Makanya, saya join BPN. Supaya saya bisa dapat teman yang buanyaaak.

3. Konsisten Cek Medsos
Sering-seringlah cek media sosial karena job datang tanpa tabuhan genderang.

Mereka yang konsisten cek medsos, cepat dapat job. Ya kan sistemnya, siapa cepat dia dapat. 

Ada pepatah, “Terlambat bangun, rejeki dipatok ayam!” Kalau dalam dunia blog ini, mungkin begini jadinya: “Terlambat cek medsos, rejeki disambar , Bos!”. hehe bisa nggak sih?

Saya termasuk orang yang jaraaang sekali cek medsos. Medsos yang saya maksudkan di sini itu facebook, twitter, dan instagram. Dari ketiga itu, yang sering saya intip cuma instagram. Selainnya, jaraaang pake banget.

“Gitu ngana pengin dapat job? Ngarep aja.”

Hahaha. Baiklah. Saya akui. Konsistensi inilah yang harus saya bangun sekarang. Makanya, saya join Blogger Perempuan Network.

Blogger Perempuan Network memfasilitasi anggotanya untuk konsisten nge-blog. Mulai dari memberikan tips-tips nge-blog sampai menyediakan job-job untuk dilamar. Tinggal anggotanya lagi aja, mau atau tidak diajak konsisten nge-blog.

Itulah dia alasan mengapa saya bergabung dengan Blogger Perempuan Network.

Panjang x lebar sekali ya ulasannya. Etapi sebenarnya ada alasan utama kenapa saya bergabung dengan Blogger Perempuan Network. Itu karena saya perempuan. [w]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *