Mendaftar Rawat Jalan di Poli Jantung RS Nasional Diponegoro (RSND) – dengan BPJS Kesehatan

Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Semarang merupakan rumah sakit tipe C berdasarkan pengelompokan BPJS Kesehatan. Rumah sakit ini menjadi rujukan pertama pasien setelah fasilitas kesehatan primer, yakni puskesmas, klinik pratama, maupun dokter keluarga.

Kehadirannya terbilang baru. Ia mulai beroperasi pada tahun 2014. Namun demikian, peralatannya sudah canggih. Sebab, rumah sakit ini bukan hanya untuk mengobati pasien tetapi juga menjadi tempat pembelajaran para mahasiswa kedokteran Universitas Diponegoro (Undip). Makanya, rumah sakit ini tidak berada di bawah naungan Kementerian Kesehatan, tetapi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti).

Rumah sakit ini banyak peminatnya juga. Pertama saya menyambanginya di awal tahun 2017, rumah sakit ini masih lengang. Namun, di akhir tahun, wow!, sudah ramai pasiennya.

Sayangnya, rumah sakit ini belum memiliki sistem pendaftaran secara online. Sistemnya masih manual. Itulah mengapa, agak repot juga kalau mau mendaftar untuk kontrol atau rawat jalan.

Saya membuat tulisan ini untuk memberi gambaran tata cara pendaftaran rawat jalan. Tulisan ini, namun demikian, khusus untuk pasien poli jantung. Ini sesuai dengan pengalaman yang ada. Mama memiliki riwayat sakit jantung. Nah, rumah sakit ini menjadi rujukan pertama mama setelah berobat di Puskesmas Ngesrep.

Baiklah, hal pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan berkas-berkas. Karena akan berobat menggunakan layanan BPJS Kesehatan, berkas-berkas harus lengkap. Yaitu, surat rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama, kartu peserta BPJS Kesehatan asli dan fotokopi, serta kartu berobat RSND. Tenang saja, kartu BPJS yang aslinya tidak akan diminta. Hanya untuk ditunjukkan saja.

Bagaimana kalau belum punya kartu berobat RSND? Tentu daftar dulu. Persyaratannya ditambah dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) fotokopi dan menunjukkan kartu yang asli.

Selanjutnya, cari tahu jadwal praktik dokter yang dituju. Mama berobat ke dr Sefri Noventi Sofia, SpJP. Dokter ini memiliki jadwal praktik pada hari Selasa dan Kamis.

Nah, dokter ini ramai juga nih pasiennya. Jadi, kalau dokter ini memiliki agenda di rumah sakit lain, ia akan menerapkan sistem kuota. Kuotanya berapa? SEPULUH orang jeckckckck

Kondisi itu bisa terjadi sewaktu-waktu. Makanya, penting untuk mengambil kuota di Satpam pagi hari sebelum praktik dimulai. Paginya itu subuh!

Kalau sudah berhasil mendapat nomor kuota, minta sekalian nomor antrian pendaftaran. Jangan lupa bilang ‘pasien BPJS’. Loket pendaftaran baru akan dibuka pada pukul 07.00 WIB.

Biasanya, ada petugas loket yang akan menarik nomor-nomor kuota dr Sefri. Pasien yang tidak memiliki nomor kuota, tidak bisa dilayani. Jadi, pastikan dapat kuota dulu ya?! Baru setelah itu bisa mendaftar.

Pendaftaran tidak akan memakan waktu lama. Menunggu dokter datang itu yang bisa memakan waktu hingga berjam-jam. Jadi, siapkan cemilan, minuman, buku, atau gadget full baterai. Itu semua untuk mengganjal perut serta membunuh bosan.

Kalau memang terburu-buru dan tidak sempat membawa bekal, ada kantin kok di dalam gedung rumah sakit itu. Yakni, di lantai 2. Kantin itu baru buka pukul 07.00 WIB. Di seberang kantin itu ada mushola.

Sebelum berjumpa dokter, perawat akan melakukan pemeriksaan dasar. Seperti misalnya, memeriksa tensi dan berat badan. Setelah itu, pasien dipersilakan menunggu hingga namanya dipanggil.

Begitulah cara mendaftar kontrol atau rawat jalan di poli jantung RS Nasional Diponegoro. Tidak rumit sih tetapi cukup repot sebab harus berkejaran dengan waktu. Siapa cepat, dia yang dapat.

Jom lihat grafis di bawah ini! Semoga lebih mudah dipahami. []

 

Cara Mendaftar Kontrol di Poli Jantung RSND Semarang.

Kontak:

RS Nasional Diponegoro (RSND)
Jl. Prof Soedarto SH, Tembalang – Semarang
(024) 769-8020
rsnd.undip.ac.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *